SANDYWARMAN.COM adalah sebuah situs web yang dibuat untuk tujuan berbagi ilmu tentang bahan ajar produktif akomodasi perhotelan, akuntansi, dan berbagai tips dalam membangun sebuah web. Mari saling berbagi ilmu untuk kemajuan kita bersama.

input Data Alumni Skawibha

Selasa, 07 Oktober 2014

Sejarah Perkembangan Pariwisata dan Pengembangan Pariwisata

Pengembangan Pariwisata di Beberapa Tempat

a.Pengembangan pariwisata di Pantai Selong

Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi wisata yang cukup besar, hal ini disebabkan karena Indonesia memiliki bentang alam yang cukup indah dan keanekaragaman budaya yang cukup beragam sehingga menyebabkan indonesia merupakan salah satu tujuan wisata di dunia yang cukup digemari oleh para wisatawan baik mancanegara maupun domestik. Salah satu tempat pariwisata yang cukup menarik adalah Pantai Selong Belanak yang terletak di Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah. Pantai ini memiliki pasir putih yang cukup halus sehingga mampu menarik daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Pantai Selong Belanak yang terletak di Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah
Objek wisata Pantai Selong
  1. Perkembangan pariwisata di Pantai Selong Belanak di mulai sejak tahun 1993 di tandai dengan pembelian tanah unuk membangun villa pertama kali oleh investor bernama Along. Selanjutnya, kawasan Pantai Selong Belanak mulai dikunjungi para turis terutama turis mancanegara dan domestik. Pada periode 1993-1998, kawasan pantai selong belanak masih belum dijadikan sebagai pusat utama pariwisata di Lombok Tengah sehingga sarana dan prasarana masih belum menunjang.
  2. Perkembangan pariwisata di Pantai Selong Belanak pada periode 1998-2010 ditandai dengan kebijakan pemeintah daerah Lombok Tengah yang mulai membangun sarana dan prasarana di kawasan pantai Selong Belanak. Banyak villa yang dibangun pada periode ini seperti Sempiak Villa. Hal ini yan menyebabkan jumlah wisatawan khususnya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke kawasan ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Periode 1998-2010 dikatakan sebagai tahap pengembangan kawasan Pantai Selong Belanak ini. Ini ditandai dengan dibangunnya sarana dan prasarana pariwisata serta kunjungan wisatawan yang semakin meningkat tiap tahunnya.
Pada periode ini juga terbentuk organisasi pemuda sadar wisata pada tahun 2002 untuk mendukung pengembangan kepariwisataan di Pantai Selong Belanak. Organisasi ini mempunyai tugas untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan kepemudaan serta menjaga agar kawasan Pantai Selong Belanak tetap kondusif sebagai daerah pariwisata.

b.Taman Narmada, Lombok
Taman narmada yang terdapat di Lombok
Taman Narmada Lombok
Potensi pariwisata yang ada di Lombok Barat sangat mendukung dan memberikan kesempatan serta harapan untuk lebih ditingkatkan pengembangannya. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan untuk menetukan strategi dan arah kebijakan pengembangan pariwisata sehingga keberadaan objek dan daya tarik wisata diharapkan mampu memberikan peluang usaha bagi seluruh lapisan masyarakat.

Di Kabupaten Lombok Barat memiliki obyek wisata yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan sebagai destinasi obyek pariwisata ke depan. Terdapat 49 obyek pariwisata dengan berbagai karakter dan ciri khas masing – masing. Sebagian besar merupakan obyek wisata baru yang masih belum dikembangkan secara menyeluruh. Program yang dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memprioritaskan pada peningkatan sarana prasana yang ada di lokasi.

Taman Narmada adalah taman air yang merupakan replika gunung rinjani dan danau segara anak. Taman ini termasuk salah satu tempat yang dikeramatkan oleh masyarakat Lombok. Taman ini dibangun oleh Raja Anak Agung Gde Ngurah Karang Asem pada tahun 1727 dengan tujuan agar dapat berziarah dan beribadah tanpa harus berjalan ke Puncak Gunung Rinjani. Narmada sendiri di ambil dari nama sungai suci di India (sungai Narmada). Taman air ini ramai di bulan November dan Desember bertepatan dengan saat upacara Pekelem untuk memperingati Hari Pujawali yang dirayakan oleh seluruh Umat Hindu. Di dalam taman narmada terdapat mata air yang dipercaya bersumber dari sungai bawah tanah dari gunung rinjani. Air ini oleh masyarakat sekitar dipercaya bisa membuat orang awet muda, cukup dengan mencuci muka dengan air yang telah disarati oleh seorang pemangku. Saat ini, Taman Narmada di buka untuk umum dan menjadi pusat rekreasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara. Taman air ini berjarak 12 km dari kota mataram.

c.Pengembangan Pariwisata di Kalimantan Timur
Sebagai salah satu daerah tujuan wisata, Kalimantan Timur memiliki potensi budaya dan pariwisata yang tak kalah menariknya dengan daerah tujuan wisata lain di Indonesia.

Daerah ini memiliki obyek wisata yang beragam, baik wisata alam, agrowisata, maupun wisata budaya. Wisata alam misalnya, berupa keindahan laut dan pegunungan yang terbentang luas, sungai-sungai, wisata hutan tropis yang lebat, dengan keanekaragaman jenis flora dan fauna liar, seperti yang terdapat di kawasan Taman Nasional Kutai.

Masih ada Kepulauan Derawan, sebuah kepulauan yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Hutan Lindung Sungai Wain yang mempunyai luas areal 10025 ha, serta pantai Manggar Segarasari, pantai dengan luas 13000 m2 dengan air laut yang jernih, riak gelombang yang kecil serta pasir yang putih dan masih banyak lagi.

Dengan potensi wisata seperti itu, sektor pariwisata di Kaltim tergolong primadona dalam menghasilkan devisa negara. Pariwisata di Kaltim mempunyai prospek yang baik dan masih dapat dikembangkan secara lebih optimal.

Potensi dan Permasalahan Pariwisata Kalimantan Timur
Pengembangan pariwisata daerah selama ini kerap dilakukan sendiri-sendiri oleh dinas pariwisata di masing-masing kabupaten kota. Sehingga, pola pengembangannya cenderung tidak terintegrasi dan menimbulkan kesan di benak para pelaku jasa wisata atau tour operator, bahwa produk wisata yang ditampilkan tipe wisata yang hampir sama.

Padahal, relatif banyak bentuk kesenian, adat dan tradisi berbagai komunitas suku Dayak di Kaltim yang bisa ditampilkan. Namun, selama ini terkesan belum tampak upaya bersama guna membangun imej yang melatarbelakangi munculnya motivasi perjalanan wisata, guna membangun faktor penarik dan pendorong (push and pull factors) yang dapat mentransformasikan berbagai informasi tentang tipologi objek kepariwisataan.

Karena itu, diperlukan kerangka bersama untuk lebih menampilkan exotic and unique culture ”the paradise”, adventure dan lainnya yang menampilkan corak tertentu pada masing-masing daerah. Sehingga membuka ruang core bisnis yang dapat ditangkap dan dikembangkan para pelaku dunia usaha di sektor kepariwisataan agar diarahkan memenuhi need and wants, sehingga lebih efisien terutama dari segi kepastian waktu dan nilai jual.

Perlunya Sinergi Antara Insan Pariwisata dan Stake Holder Terkait
Guna meningkatkan kepariwisataan di Kaltim perlu dibangun hubungan yang sejajar (balanced relationship) melalui sinergi, baik berupa jaringan informasi maupun strategi secara bersama antar daerah kabupaten kota, untuk mengidentifikasi sekaligus mengklasifikasi tipologi wisata unggulannya yang marketable.

0 komentar:

Posting Komentar

Hai Sob, berikan komentarmu dengan sopan n NO SPAM.
Dilarang membuat komentar yang sama pada artikel yang berbeda, karena dianggap sebagai SPAM maka akan dihapus. Trims