Rangkuman lengkap materi Binatu / Laundry kelas XI, XII SMK

Binatu, sandywarman.com - Salam sukses bagi kita semua. Dunia pariwisata saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di Indonesia. Banyak masyarakat yang memanfaatkan pariwisata sebagai sumber penghidupan dengan cara menjual cinderamata, penyediaan akomodasi, pelayanan transportasi, atraksi wisata dan lain sebagainya. Salah satu peluang kerja yang sangat diminati terutamanya di daerah Bali adalah sebagai karyawan dihotel dalam berbagai jabatan salah satunya di Laundry departement. Untuk dapat bekerja secara profesional, banyak sekolah-sekolah perhotelan yang sudah tersedia salah satunya di SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar yang memberikan kemudahan berupa biaya pendidikan yang murah dengan kualitas bersaing. Untuk program Akomodasi Perhotelan diberikan mata pelajaran produktif berupa House Keeping (Tata graha), Front Office (Kantor depan) dan Laundry (Binatu.).

Nah bagi anda yang saat ini menjadi siswa ataupun tenaga pengajar yang sedang mencari materi tentang binatu / laundry, berikut ini saya bagikan rangkuman lengkap materi binatu / laundry untuk kelas XI dan XII.

Rangkuman lengkap materi Binatu / Laundry kelas XI, XII SMK
Materi Laundry

RANGKUMAN MATERI LAUNDRY / BINATU
1. Departemen/bagian yang terkait dengan Laundry:

  1. Housekeeping dept.
  2. Front Office dept.
  3. Engenering dept.
  4. Purchasing &Accounting dept.
  5. Personnel dept.

2. Jenis jabatan pada Laundry

  • Laundry Manager
  • Assisten Maundry Manager
  • Laundry Supervisor
  • Valet Supervisor
  • Dry Cleaning Supervisor
  • Checker
  • Marker
  • Sorter
  • Washer/Extract
  • Tumbler
  • Presser
  • Finisher

3. Faktor-faktor Yang harus diperhatikan sebelum proses pencucian

  • Jenis kotoran
  • Jenis bahan cucian
  • Jenis bahan pencucian
  • Jenis proses pencucian

4. Tingkatan Pengotoran:

  • a. Light Soiled (ringan)
  • b. Medium soiled (sedang)
  • c. Heavy Soiled (berat)

5. Jenis texstil yang umum ditemukan di laundry;

  • a. Cotton, Linen, Rayon
  • b. Wool, Silk
  • c. Polyester
  • d. Campuran thermoplastic

6. Syarat-Syarat air yang baik and alam (selulosa) yakni; Poly cotton, misalnya untuk sheet.untuk Laundry

  • a. Soft/lunak kadar kapurnya rendah
  • b. Clear/jernih dan odor free (bebas dari bau)
  • c. Neutral dengan Ph (Powet Hidrogen) =7
  • d. Free of Iron (0,032 mg/1) -􀃆 logam putih keperakperakan (mirip besi tapi tidak magnetis)

7. Zat-Zat Kimia Yang Terkandung Dalam Detergent

  • a. Surfactant
  • b. Alkali Builder
  • c. Sequestran/Water Softener

8. Peralatan Proses Pencucian dan Pelicinan

  • a. Washing Machine
  • b. Extractor Tumbler
  • c. Drying Tumbler
  • d. Pressing (Penyetrikaan)

9. Siklus (Tahap) Proses Pencucian

  • a. Main wash
  • b. Rinse I
  • c. Intermediate Extract
  • d. Rinse II
  • e. Rinse III
  • f. Rinse IV
  • g. Main Extract
  • h. Conditioning

10. Linen Laundry Flow cart

  • a. Pengumpulan/Colecting
  • b. Transportasi
  • c. Penyortiran
  • d. Penyucian
  • e. Pemerasan
  • f. Pengeringan
  • g. Pengepresan
  • h. Pelipatan
  • i. Penyimpanan
  • j. Transportasi
  • k. Penggunaan

11. Guest Laundry Flow Cart

  • a. Pengumpulan/Colecting
  • b. Transportasi
  • c. Penyortiran
  • d. Penyucian
  • e. Pemerasan
  • f. Pengeringan
  • g. Pengepresan
  • h. Finishing
  • i. Pelipatan
  • j. Pengepakan
  • k. Pembukuan
  • l. Pengiriman
  • m. Billing
Demikianlah rangkuman lengkap materi laundry / binatu yang dijarkan untuk mata pelajaran binatu di kelas XI sampai XII tingkat SMK bidang study Akomodasi Perhotelan.

Tugas Pelajaran Binatu - membahas soal / kasus

Selamat pagi saya sampaikan kepada para peserta didik, ketika kita terjun kedunia kerja pada bidang perhotelan tentunya akan ada sekian banyak persoalan yang kita hadapi. Dalam menangani suatu permasalahan dihotel, tentu harus ditangani secara baik dan benar sehingga membuat tamu nyaman dan interest. Untuk itu silahkan baca dan pahamilah kasus dibawah ini dan jelaskan solusi apa yang cocok untuk dilakukan dalam menyelesaikan kasus ini.

Soal/Kasus
1. Jika anda seorang laundry attendant, diminta untuk mengantarkan cucian yang sudah bersih, namun tiba-tiba tamu tersebut komplain mengenai cuciannya karena cuciannya ternyata ada yang tertukar. Apa yang anda lakukan mengenai hal 
tersebut?


2. Jika suatu hotel memiliki laundry sendiri, tentunya kegiatan pencucian baik house laundry maupun guest laundry akan ditangani oleh laundry hotel tersebut, namun pada suatu saat laundry sedang banyak cucian, tiba-tiba mesinnya rusak yang tidak mungkin pada hari tersebut mesin dapat beroperasi kembali, padahal cucian yang begitu banyak harus segera dapat diselesaikan pada hari tersebut, tindakan apa yang seharusnya dilakukan oleh hotel?

Siswa membahas tugas secara berkelompok

Hal-hal Penting yang diperhatikan dalam Melaksanakan Prosedur Pembersihan

Siswa praktek melaksanakan pembersihan area umum sesuai prosedur
Praktek pembersihan public area
Membersihkan area umum hotel harus dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur. Adapun area umum hotel yang harus dibersihkan meliputi ruang lingkup area basah dan area kering. Melaksanakan prosedur pembersihan di area umum hotel perlu memperhatikan hal-hal penting dan teknik pembersihan yang tepat untuk menghindari kesalahan pemakaian alat dan bahan sehingga hasil yang diperoleh akan maksimal. Hal-hal penting tersebut adalah:
  1. Identifikasi dan tentukan daerah yang perlu dibersihkan dan dikerjakan.
  2. Informasikan pada bagian yang bertanggung jawab bila pembersihan diharapkan untuk segera dikerjakan.
  3. Kumpulkan dan periksa bahan-bahan pembersih, peralatan dan perlengkapan.
  4. Siapkan alat dan bahan pembersih sesuai dengan keadaan obyek yang akan dibersihkan
  5. Melakukan pembersihan mulai dari bagaian atas atau bagian paling tinggi menuju bagian bawah atau terendah, juga bagian dari yang paling jauh menuju menuju ke arah pintu.
  6. Lakukan pekerjaan dengan prinsip searah jarum jam atau berlawanan jarum jam jika obyek pembersihan di ruangan.
  7. Prinsip pembersihan adalah mengangkat kotoran, bukan mengangkat lapisan permukaan obyek yang dibersihkan atau meratakan kotoran.
  8. Bekerjalah dengan menggunakan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja.
  9. Mempergunakan bahan pembersih yang lunak sebelum menggunakan bahan pembersih yang keras/kuat (sesuaikan dengan tingkat pengotorannya)
  10. Pasang Rambu-rambu/Wet Coution jika sedang membersihkan daerah umum untuk menjamin agar tamu tidak terkena resiko bahaya seperti terpeleset akibat lantai basah atau kejatuhan air karena overhead cleaning (bagian di atas kepala).
  11. Siapkan semua rambu-rambu yang penting sehingga tidak membahayakan tamu dan staf
  12. Selalu memeriksa area/lokasi yang dibersihkan apakah sudah benar-benar bersih, sebelum meninggalkan area.
  13. Mengembalikan peralatan dan bahan pembersih pada ruang/gudang yang tersedia.

Itulah hal-hal penting yang diperhatikan dalam melaksanakan prosedur pembersihan area umum hotel (public area) sehingga dalam melaksanakan tugas pembersihan tidak terjadi kecelakaan kerja.

Syarat-syarat Pemilihan Cleaner / Cleaning Supplies yang baik digunakan

Public Area Attendant memilih bahan pembersih
Public Area Attendant memilih bahan pembersih
Jika kita bicara tentang cleaning supplies atau sering kita sebut dengan cleaner, kita akan mengenal banyak sekali jenis zat ini. Beberapa jenis, terutama yang bersifat multi purpose, dipakai orang untuk membersihkan permukaan benda-benda seperti lantai, dinding, kaca dan lain-lain. Sedangkan cleaner yang bersifat solvent maupun water based pada umumnya dipakai di dunia industri seperti hotel maupun gedung-gedung yang besar. Namun demikian untuk menentukan cleaner yang baik banyak faktor yang perlu diperhatikan, sebab cleaner yang baik harus memenuhi persyaratan tertentu.

Cleaner yang baik pada umumnya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
  1. Biodegradable yaitu dapat diuraikan oleh micro organisme, sehingga tidak membahayakan lingkungan atau tidak mencemari lingkungan.
  2. Solubility yaitu dapat larut dalam air dan mudah dihilangkan dari permukaan benda yang dibersihkan.
  3. Wetting yaitu sifat pembasahan yang kuat, untuk mendapatkan sifat ini diperlukan adanya zat aktif permukaan (surfactants) untuk menurunkan tegangan permukaan air, sehingga pembasahan pada permukaan benda yang dibersihkan dapat berlangsung dengan cepat.
  4. Emulsification yaitu sifat cleaner yang bekerja memecah kotoran menjadi partikel-partikel kecil.
  5. Soil Suspension yaitu kotoran yang sudah diimulsikan harus dibuat tersuspensi dalam larutan untuk mencegah melekatnya kembali pada permukaan benda yang telah dibersihkan, zat yang dapat memberikan sifat ini disebut Emulsifier.
  6. Rinsability yaitu sisa-sisa zat pembersih dan kotoran harus mudah dihilangkan dari permukaan benda yang sudah dibersihkan.
  7. Desinfectant yaitu kemampuan yang dapat membunuh bakteri pembawa penyakit. h. PH cleaner harus memiliki sifat keasaman dan ke basaan tertentu (cleaner bisa bersifat asam, basa atau netral), tetapi sebagian besar dari kotoran bersifat asam, sehingga diperlukan cleaner yang bersifat basa. Sifat cleaning suplies asam (acidity) = PH<7 sedangkan Sifat cleaning suplies basa (alkalinity) = PH>7
  8. Tidak ada sifat “power fade out” untuk memiliki sifat ini diperlukan zat yang disebut chelating agent.

Demikianlah informasi tentang Syarat-syarat Pemilihan Cleaner / Cleaning Supplies yang baik digunakan di industri perhotelan. Dengan mengetahui syarat-syarat ini tentunya kita akan bisa memilih bahan pembersih yang tepat guna serta tidak merusak lingkungan.

Langkah - langkah Membersihkan Area Umum Hotel (Public Area)

Area umum hotel

Tata Graha, sandywarman.com - Dalam melaksanakan pembersihan area umum hotel / public area, maka haruslah dilakukan sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan sesuai dengan standar operasional prosedur. Hal ini perlu diperhatikan agar tidak terjadi kekacauan dalam melakukan pembersihan yang nantinya akan berdampak pada efisiensi kerja. Sebagai seorang profesional, house keeping attendant harus melakukan pembersihan sesuai dengan langkah-langkah berikut:

1. Memilih dan menata peralatan
Hal pertama yang harus dilakukan seorang house keeping attendant dalam membersihkan area umum adalah menentukan cleaning equipment / peralatan pembersih yang diperlukan. Peralatan pembersih / cleaning equipment yang dibawa haruslah sesuai dengan keperluan untuk membersihkan area yang akan dibersihkan.

Tahap memilih dan menata peralatan meliputi:
a. Persiapan diri / personal grooming
b. Pemilihan jenis cleaning equipment
c. Pahami cara penggunaan cleaning equipment
d. Pedoman perawatan cleaning equipment
e. Perbaikan
f. Keamanan, dan
g. Pakaian pelindung

2. Membersihkan Tempat Kering dan Basah
Sebelum melakukan pembersihan pada area kering dan basah terlebih dahulu perlu diketahui, mengapa dan bagaimana area harus bersih?
Sesuatu yang bersih akan memberikan rasa yang nyaman terhadap tamu, dan apabila area hotel tidak bersih akan menimbulkan kesan buruk terhadap tamu mengenai hotel/perusahaan terkait, dan tidak hanya itu saja lebih jauh lagi akan mempengaruhi kesehatan seseorang dalam jangka waktu tertentu, karena mengabaikan sanitasi dan hygiene serta keselamatan kerja. Untuk mengantisipasi kebersihan area kering dan basah serta menjaga sanitasi dan hygiene kita perlu mengetahui sumber-sumber pengotor dan sumber-sumber lain yang menyebabkan gangguan kesehatan. Selain itu prosedur kerja dan pemilihan bahan pembersih pun perlu diperhatikan.

3. Menjaga, Menyimpan Peralatan dan Bahan Pembersih
Setelah selesai melakukan pembersihan, pekerjaan tidak cukup sampai disana saja. Namun, hal yang penting perlu dilakukan adalah pada penggudangan. Sebelum peralatan pembersih digudangkan, maka haruslah dijaga kebersihannya agar usia penggunaannya bisa lebih lama dan ketika akan digunakan kembali terasa lebih nyaman. Alat pembersih (Cleaning equipment) dan bahan pembersih (cleaning supplies) harus disimpan secara berkelompok agar lebih mudah ketika diambil.

Demikianlah informasi tentang langkah-langkah membersihkan area umum hotel. Semoga bermanfaat dan bisa membantu kawan-kawan yang sedang membuat tugas mata pelajaran Tata Graha.