Informasi tempat Training bagi Siswa Jurusan Akomodasi Perhotelan SMK T Wira Bhakti Denpasar

On the Job Training dikenal dengan beberapa istilah lain yaitu Prakerin, PSG, PKL, dan Training. Istilah Prakerin adalah singkatan dari Praktek Kerja Industri, PSG merupakan singkatan dari Pendidikan Sistem Ganda dan PKL adalah singkatan dari Praktek Kerja Lapangan. Meskipun memiliki istilah yang berbeda, tetapi pada dasarnya maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah sama. Tujuan dari magang / training / PSG / PKL / Prakerin adalah memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamalkan ilmu yang telah didapatkan di bangku sekolah untuk dipraktekan pada dunia kerja yang sesungguhnya. Dengan melaksanakan On the Job Training, peserta didik akan mendapatkan pengalaman lebih yang memberikan ilmu baru yang menjadi pelengkap dari apa yang telah mereka dapatkan di sekolahnya. Dengan praktek langsung di dunia industri, peserta didik dapat menumbuhkan rasa percaya dirinya dan terbiasa untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab.

Dilihat dari tujuan tersebut, maka On the Job Training menjadi program yang wajib diikuti oleh peserta didik sebagai syarat kenaikan kelas dan kelulusan. Saat ini SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar telah bekerja sama dengan beberapa hotel untuk menyalurkan siswa untuk program On the Job Training.
Hotel tempat Training
Hotel tempat Training
Berikut ini adalah informasi beberapa hotel di Bali yang menerima siswa magang / training yang telah bekerja sama dengan SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar.

NO
NAMA HOTEL
ALAMAT
1 CANDRA ADIGRAHA HOTEL Jln. Nangka no 37/38 Denpasar
2 HOTEL FRII BALI ECHOBEACH Jl. Munduk Catu No 32 Batu Bolong Canggu
3 PURI MANGO GUEST HOUSE Jln. Danau Toba 15 Pantai Sindu - Sanur Denpasar
4 SWISS-BELHOTEL Jl Danau Tamblingan 99a , Bali , Indonesia
5 PING HOTEL Jln. Camplung Tanduk 888 X, Seminyak, Bali
6 VILA MELATI Jln. Penestanan Sayan Ubud
7 THE SEMINYAK VILLAGE Jln. Beraban 88X, br. Taman Seminyak - Kuta Bali
8 THE YANI HOTEL Jln. By Pass Ngurah Rai No: 660 DPS
9 ALILA VILLAS ULUWATU Jl. Belimbing Sari, Banjar Tambiyak, Desa Pecatu, Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali
10 HOTEL LUSA Jl. Pantai Kuta - Gg. Benesari. Kuta - Bali
11 SANUR INDAH HOTEL Jalan Danau Buyan No. 29, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali
12 Golden Tulip Essential Hotel Jl. Gatot Subroto Barat No.101, Padangsambian Kaja, Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali
13 HOTEL PATRISIA Jl. By Pass Ngurah Rai No.41, Sanur, Denpasar Sel., Kota Denpasar, Bali
14 INNA EIGHT LIFE STYLE Jl. Teuku Umar 175 - 179 Denpasar - Bali 80113
15 SANTOSA CITY HOTEL Jl. Patih Jelantik No.8, Dauh Puri Klod, Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali
16 CATUR ADI PUTRA HOTEL Jln. Bukit Tunggal No. 35
17 TRIO HOTEL Jln Hayam Wuruk
18 HOTEL PURI KEDATON Jln. Hayam Wuruk No. 30 Dps
19 MASAINN HOTEL Jln. Popis
20 THE ALEA SEMINYAK Jln. Cendrawasih No. 78
21 SEASIDE SUITE BALI Jln. Double Six, Kuta - Bali
22 Alkysa Hotel Jln. Soputan

Selama pelaksanaan prakerin / training, peserta didik tetap melakukan kegiatan pembelajaran melalui Modul dan tugas-tugas yang diberikan secara langsung ataupun online.

Tipe-tipe / Jenis-jenis Kamar Tamu

Agar kamar tamu dapat dijual dan memuaskan para tamutamunya, kamar harus memiliki kualifikasi tertentu, yaitu :
  1. Cleanlines : Bersih (dalam pengertian luas)
  2. Comfortable : Melegakan, menyenangkan, dimana faslitas-fasilitas yang ada dalam ruangan serasi dengan keadaan kamar.
  3. Atractive : menarik dari segi desain, misalnya warna, gambar, didalam kamar harus harmonis agar penataan dari kamar tersebut dapat dalam satu kesatuan.
  4. Safety : Privacy dimana tamu merasa terjamin bahwa tidak terjadi kecelakaan dalamkamar (seperti tersengat listrik, bathroom licin, karpet banyak yang terkelupas dan lain-lain).

Ini semua dilakukan oleh hotel semata-mata demi kepuasan tamu, jika tamu sudah merasa puas karena mereka mendapatkan pelayanan yang memuaskan, maka mereka lain kali pasti akan kembali, mungkin tidak hanya sendirian, tetapi beserta keluarga atau teman, bahkan mungkin mereka telah menyempaikan kepuasan ini kepada orang-orang yang dikenalnya untuk ikut menikmati pelayanan yang pernah didapat di hotel tersebut. Van der spek mengatakan dalam buku Hospitality and Hotelier International, Hongkong, 1997, p.16 “A happy guest is one who will return it is far harder to attract new business than it is to retain satisfied customers”

Jenis-jenis kamar
Jenis-jenis kamar dapat dibedakan menurut jumlah tempat tidur didalamnya dan berdasarkan fasilitas dan berdasarkan letaknya.
1. Jenis kamar menurut tempat tidur yang tersedia:
  • Single Room : Kamar untuk satu orang dengan satu tempat tidur tunggal (single)
  • Double Room : Kamar untuk dua orang dengan satu tempat tidur besar (double bed)
  • Twin Room : Kamar untuk dua orang dengan dua tempat tidur (tunggal) twin bed yang memiliki ukuran yang sama besar.
  • Double-Double : Kamar untuk dua orang dengan dua tempat tidur ukuran double, untuk memberikan kepuasan dan kesenangan kepada tamu.
  • Suite Room : Kamar dengan ukuran yang lebih luas dan dilengkapai dengan fasilitas tambahan seperti ruang makan (Dining Room), Ruang duduk (Living Room), Dapur Kecil (Kit-chenette), serta minibar. Tempat tidur yang ada di dalamnya umumnya adalah double bed, meskipun kadangkadang juga dengan twin bed.

Contoh gambar double bed room
Contoh gambar double bed room
2. Jenis kamar menurut Tingkat Fasilitas:
Jenis kamar juga dapat dibedakan menurut tingkat fasilitas yang ada di dalamnya. Makin mewah kelengkapan fasilitas yang tersedia, makin tinggi pula kelas kamar tersebut dan makin tinggi pula tarifnya.Jenis kamar ini dapat dibedakan menjadi :
  • Standard Room
  • Superior Room
  • Deluxe Room
  • Suite Room

3. Jenis-jenis kamar Berdasarkan Letaknya :
  • Connecting Room : Dua kamar yang bersebelahan satu sama yang lain, yang dihubungkan dengan oleh pintu penghubung (connecting door), kamar seperti ini biaasanya digunakan oleh tamu yang datang bersama keluarga. Pintu penghubung ini dapat dibuka untuk mempermudah komunikasi antar anggota keluarga tanpa harus keluar kamar.
  • Adjoining Room : Dua kamar yang bersebelahan/berdekatan satu sama yang lain tanpa ada pintu penghubung.
  • Adjacent Room : Dua kamar yang terletak pada lantai yang sama, berhadapan satu sama yang lain.
  • Duplex Room : Dua kamar yang terletak di atas dan dibawah dan dihubungkan dengan tangga penghubung (Stair case)
  • Cabana Room : Kamar-kamar yang menghadapke pantai
Contoh kamar Suite Room
Contoh kamar Suite Room


Tugas:
Setelah membuat catatan materi "Tipe-tipe / Jenis-jenis Kamar Tamu", selanjutnya kerjakanlah tugas ini. Untuk mengerjakan tugas ini, lakukanlah langkah-langkah sebagai berikut:
  • Buatlah kelompok sesuai nomor urut absensi kelas, untuk 1 kelompok jumlah anggotanya adalah 5 orang kecuali kelompok 1 yang hanya berjumlah 4 orang.
  • Untuk siswa yang tidak hadir, isi keterangan dibelakang namanya.
  • Tugas ini dibuat secara berkelompok.
  • Masing-masing kelompok sudah mengumpulkan hasil kerja kelompoknya pada hari ini (27 Oktober 2016)
Pertanyaan:
  1. Jelaskanlah pengertian dari Order Taker!
  2. Jelaskanlah fungsi Order Taker!
  3. Jelaskanlah 15 tugas dari Petugas Order Taker!
  4. Jelaskanlah 13 syarat petugas order taker!
  5. Jelaskanlah 7 cara memberikan pelayanan berkualitas kepada tamu.

Rangkuman lengkap materi Binatu / Laundry kelas XI, XII SMK

Binatu, sandywarman.com - Salam sukses bagi kita semua. Dunia pariwisata saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di Indonesia. Banyak masyarakat yang memanfaatkan pariwisata sebagai sumber penghidupan dengan cara menjual cinderamata, penyediaan akomodasi, pelayanan transportasi, atraksi wisata dan lain sebagainya. Salah satu peluang kerja yang sangat diminati terutamanya di daerah Bali adalah sebagai karyawan dihotel dalam berbagai jabatan salah satunya di Laundry departement. Untuk dapat bekerja secara profesional, banyak sekolah-sekolah perhotelan yang sudah tersedia salah satunya di SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar yang memberikan kemudahan berupa biaya pendidikan yang murah dengan kualitas bersaing. Untuk program Akomodasi Perhotelan diberikan mata pelajaran produktif berupa House Keeping (Tata graha), Front Office (Kantor depan) dan Laundry (Binatu.).

Nah bagi anda yang saat ini menjadi siswa ataupun tenaga pengajar yang sedang mencari materi tentang binatu / laundry, berikut ini saya bagikan rangkuman lengkap materi binatu / laundry untuk kelas XI dan XII.

Rangkuman lengkap materi Binatu / Laundry kelas XI, XII SMK
Materi Laundry

RANGKUMAN MATERI LAUNDRY / BINATU
1. Departemen/bagian yang terkait dengan Laundry:

  1. Housekeeping dept.
  2. Front Office dept.
  3. Engenering dept.
  4. Purchasing &Accounting dept.
  5. Personnel dept.

2. Jenis jabatan pada Laundry

  • Laundry Manager
  • Assisten Maundry Manager
  • Laundry Supervisor
  • Valet Supervisor
  • Dry Cleaning Supervisor
  • Checker
  • Marker
  • Sorter
  • Washer/Extract
  • Tumbler
  • Presser
  • Finisher

3. Faktor-faktor Yang harus diperhatikan sebelum proses pencucian

  • Jenis kotoran
  • Jenis bahan cucian
  • Jenis bahan pencucian
  • Jenis proses pencucian

4. Tingkatan Pengotoran:

  • a. Light Soiled (ringan)
  • b. Medium soiled (sedang)
  • c. Heavy Soiled (berat)

5. Jenis texstil yang umum ditemukan di laundry;

  • a. Cotton, Linen, Rayon
  • b. Wool, Silk
  • c. Polyester
  • d. Campuran thermoplastic

6. Syarat-Syarat air yang baik and alam (selulosa) yakni; Poly cotton, misalnya untuk sheet.untuk Laundry

  • a. Soft/lunak kadar kapurnya rendah
  • b. Clear/jernih dan odor free (bebas dari bau)
  • c. Neutral dengan Ph (Powet Hidrogen) =7
  • d. Free of Iron (0,032 mg/1) -􀃆 logam putih keperakperakan (mirip besi tapi tidak magnetis)

7. Zat-Zat Kimia Yang Terkandung Dalam Detergent

  • a. Surfactant
  • b. Alkali Builder
  • c. Sequestran/Water Softener

8. Peralatan Proses Pencucian dan Pelicinan

  • a. Washing Machine
  • b. Extractor Tumbler
  • c. Drying Tumbler
  • d. Pressing (Penyetrikaan)

9. Siklus (Tahap) Proses Pencucian

  • a. Main wash
  • b. Rinse I
  • c. Intermediate Extract
  • d. Rinse II
  • e. Rinse III
  • f. Rinse IV
  • g. Main Extract
  • h. Conditioning

10. Linen Laundry Flow cart

  • a. Pengumpulan/Colecting
  • b. Transportasi
  • c. Penyortiran
  • d. Penyucian
  • e. Pemerasan
  • f. Pengeringan
  • g. Pengepresan
  • h. Pelipatan
  • i. Penyimpanan
  • j. Transportasi
  • k. Penggunaan

11. Guest Laundry Flow Cart

  • a. Pengumpulan/Colecting
  • b. Transportasi
  • c. Penyortiran
  • d. Penyucian
  • e. Pemerasan
  • f. Pengeringan
  • g. Pengepresan
  • h. Finishing
  • i. Pelipatan
  • j. Pengepakan
  • k. Pembukuan
  • l. Pengiriman
  • m. Billing
Demikianlah rangkuman lengkap materi laundry / binatu yang dijarkan untuk mata pelajaran binatu di kelas XI sampai XII tingkat SMK bidang study Akomodasi Perhotelan.

Tugas Pelajaran Binatu - membahas soal / kasus

Selamat pagi saya sampaikan kepada para peserta didik, ketika kita terjun kedunia kerja pada bidang perhotelan tentunya akan ada sekian banyak persoalan yang kita hadapi. Dalam menangani suatu permasalahan dihotel, tentu harus ditangani secara baik dan benar sehingga membuat tamu nyaman dan interest. Untuk itu silahkan baca dan pahamilah kasus dibawah ini dan jelaskan solusi apa yang cocok untuk dilakukan dalam menyelesaikan kasus ini.

Soal/Kasus
1. Jika anda seorang laundry attendant, diminta untuk mengantarkan cucian yang sudah bersih, namun tiba-tiba tamu tersebut komplain mengenai cuciannya karena cuciannya ternyata ada yang tertukar. Apa yang anda lakukan mengenai hal 
tersebut?


2. Jika suatu hotel memiliki laundry sendiri, tentunya kegiatan pencucian baik house laundry maupun guest laundry akan ditangani oleh laundry hotel tersebut, namun pada suatu saat laundry sedang banyak cucian, tiba-tiba mesinnya rusak yang tidak mungkin pada hari tersebut mesin dapat beroperasi kembali, padahal cucian yang begitu banyak harus segera dapat diselesaikan pada hari tersebut, tindakan apa yang seharusnya dilakukan oleh hotel?

Siswa membahas tugas secara berkelompok

Hal-hal Penting yang diperhatikan dalam Melaksanakan Prosedur Pembersihan

Siswa praktek melaksanakan pembersihan area umum sesuai prosedur
Praktek pembersihan public area
Membersihkan area umum hotel harus dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur. Adapun area umum hotel yang harus dibersihkan meliputi ruang lingkup area basah dan area kering. Melaksanakan prosedur pembersihan di area umum hotel perlu memperhatikan hal-hal penting dan teknik pembersihan yang tepat untuk menghindari kesalahan pemakaian alat dan bahan sehingga hasil yang diperoleh akan maksimal. Hal-hal penting tersebut adalah:
  1. Identifikasi dan tentukan daerah yang perlu dibersihkan dan dikerjakan.
  2. Informasikan pada bagian yang bertanggung jawab bila pembersihan diharapkan untuk segera dikerjakan.
  3. Kumpulkan dan periksa bahan-bahan pembersih, peralatan dan perlengkapan.
  4. Siapkan alat dan bahan pembersih sesuai dengan keadaan obyek yang akan dibersihkan
  5. Melakukan pembersihan mulai dari bagaian atas atau bagian paling tinggi menuju bagian bawah atau terendah, juga bagian dari yang paling jauh menuju menuju ke arah pintu.
  6. Lakukan pekerjaan dengan prinsip searah jarum jam atau berlawanan jarum jam jika obyek pembersihan di ruangan.
  7. Prinsip pembersihan adalah mengangkat kotoran, bukan mengangkat lapisan permukaan obyek yang dibersihkan atau meratakan kotoran.
  8. Bekerjalah dengan menggunakan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja.
  9. Mempergunakan bahan pembersih yang lunak sebelum menggunakan bahan pembersih yang keras/kuat (sesuaikan dengan tingkat pengotorannya)
  10. Pasang Rambu-rambu/Wet Coution jika sedang membersihkan daerah umum untuk menjamin agar tamu tidak terkena resiko bahaya seperti terpeleset akibat lantai basah atau kejatuhan air karena overhead cleaning (bagian di atas kepala).
  11. Siapkan semua rambu-rambu yang penting sehingga tidak membahayakan tamu dan staf
  12. Selalu memeriksa area/lokasi yang dibersihkan apakah sudah benar-benar bersih, sebelum meninggalkan area.
  13. Mengembalikan peralatan dan bahan pembersih pada ruang/gudang yang tersedia.

Itulah hal-hal penting yang diperhatikan dalam melaksanakan prosedur pembersihan area umum hotel (public area) sehingga dalam melaksanakan tugas pembersihan tidak terjadi kecelakaan kerja.