SANDYWARMAN.COM adalah sebuah situs web yang dibuat untuk tujuan berbagi ilmu tentang bahan ajar produktif akomodasi perhotelan, akuntansi, dan berbagai tips dalam membangun sebuah web. Mari saling berbagi ilmu untuk kemajuan kita bersama.

input Data Alumni Skawibha

Rabu, 31 Mei 2017

Kompetensi dan Empat Kecerdasan (PQ, IQ, EQ, dan SQ) - Kompetensi Dan Budaya Kerja Hotel

Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi tentang Kompetensi Dan Budaya Kerja Hotel, siswa diharapkan akan mampu: Memahami  perkembangan, fungsi dan peran hotel,
a. Memahami definisi kompetensi,
b. Memahami pengertian budaya kerja,
c. Mendeskripsikan persyaratan kompetensi untuk usaha hotel,
d. Mendeskripsikan budaya kerja dalam kegiatan operasional suatu hotel,
e. Menghubungkan tiga kecerdasan hakikat manusia dengan kompetensi dan budaya kerja,
f. Menghubungkan hakikat kecerdasan dengan fungsi pelayanan di hotel,
g. Mempresentasikan model konsep pelayanan,
h. Mendeskripsikan model proses komunikasi, Menjelaskan konsep dan manfaat bekerja dalam tim

1) Pengertian Kompetensi
Berikut ini dikutip beberapa pengertian tentang kompetensi, sertifikasi kompetensi, dan competency based training: 
UU No. 20/2003 tentang Sisdiknas penjelasan pasal 35 (1):
“Kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati”

UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan: pasal 1 (10)
“Kompetensi adalah kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan”

Jadi dapat disimpulkan bahwa kompetensi adalah sebuah pernyataan terhadap apa yang seseorang harus lakukan ditempat kerja untuk menunjukan pengetahuannya, keterampilannya dan sikap sesuai dengan standar yang dipersyaratkan; di samping itu harus juga mencakup lima dimensi dari kompetensi.

2) Kompetensi dan Empat Kecerdasan (PQ, IQ, EQ, dan SQ)

Inti dari definisi kompetensi yang dipahami selama ini  adalah mencakup penguasaan terhadap 3 jenis kemampuan, yaitu: pengetahuan (knowledge, science), keterampilan teknis (skill, teknologi) dan sikap perilaku (attitude). Sekarang ini banyak buku yang mengulas kompetensi dilihat dari empat aspek kecerdasan manusia yang harus dikembangkan secara utuh dan seimbang,yaitu: kesehatan pisik (Physical Quotient/PQ), kecerdasan intelek/kecerdasan rasional (Intellectual Quotient/IQ), kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ) dan kecerdasan spiritual (Spiritual Quotient/SQ) dengan SQ yang menjadi fondasinya dan PQ menjadi wadahnya.

Bila dikaitkan dengan definisi kompetensi yang selama ini telah dianut maka kecerdasan IQ dapat dikaitkan dengan upaya penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) atau “knowledge” , gerak dan keterampilan fisik (skill) dikaitkan dengan PQ, serta kecerdasan EQ dan  SQ bisa dikaitkan dengan “attitude”, namun sebenarnya istilah “attitude” belum banyak yang menjelaskannya dari sudut EQ dan SQ ini.
Gambar 2. 12 Dimensi Kompetensi Menurut SKNI
Gambar 2. 12 Dimensi Kompetensi Menurut SKNI

5 Aspek/Dimensi Kompetensi
  • Task skills- mampu melakukan tugas per tugas.
  • Task management skills- mampu mengelola beberapa tugas yang berbeda dalam pekerjaan
  • Contingency management skills- tanggap terhadap adanya kelainan dan kerusakan pada rutinitas kerja.
  • Environment skills/job role- mampu menghadapi tanggung jawab dan harapan dari lingkungan kerja/ Beradaptasi dengan lingkungan.
  • Transfer skills- Mampu mentransfer kompetensi yang dimiliki
EQ dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengendalikan diri dan membangun jaringan/hubungan sosial dengan orang lain. SQ dikaitkan dengan kemampuan seseorang untuk mengembangkan integritas pribadi, kejujuran dan memberi makna kehidupan. Kemampuan SQ ini hanya bisa dikembangkan kalau seseorang selalu ingat dan percaya kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Kecerdasan IQ, EQ, dan SQ juga ditentukan oleh kondisi kesehatan tubuh  secara  fisik (PQ).

Dengan demikian kompetensi haruslah dimaknai kembali sebagai pengembangan kesehatan fisik (PQ) serta integritas pribadi yang dilandasi iman yang kuat sebagai fondasinya (SQ), baru kemudian dapat membangun hubungan yang tulus/ikhlas dengan sesama (EQ), dan akhirnya barulah penguasaan IPTEK melalui IQ bisa bermanfaat untuk membangun bisnis yang etis dalam rangka mencapai tujuan kemakmuran bersama bagi para stakeholders, tidak hanya untuk kepentingan ego pribadi.

Empat aspek kecerdasan manusia
kecerdasan intelek/kecerdasan rasional (Intellectual Quotient/IQ),
kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ) dan
kecerdasan spiritual (Spiritual Quotient/SQ) dengan SQ yang menjadi pondasinya.
Kesehatan pisik (PQ)

Attitude yang dilandasi SQ dan EQ yang kuat berarti kemampuan untuk membangun komunikasi yang santun, sikap melayani yang tulus, dan kesadaran untuk bekerja dalam satu tim yang dilandasi oleh kejujuran dan kepentingan bersama.

Silahkan Baca tentang: - Pelayanan Pelanggan

0 komentar:

Posting Komentar

Hai Sob, berikan komentarmu dengan sopan n NO SPAM.
Dilarang membuat komentar yang sama pada artikel yang berbeda, karena dianggap sebagai SPAM maka akan dihapus. Trims